Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM
Pertanyaan:
Benarkah super flu lebih berbahaya dibandingkan COVID-19?
Jawaban:
Prof. dr. Cissy Sp.A (K)
Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI
Ya, sebetulnya tidak. Semua penyakit infeksi, apalagi yang ditularkan dengan mudah melalui droplet, melalui udara, itu sama saja.
Untuk beratnya saya kira enggak sih, super flu seperti flu biasa.
Dia tidak seperti COVID, apalagi COVID yang pada 2021–2022 yang mengalami mutasi hebat. Enggak, enggak seberat itu.
Hanya tetap flu itu bisa mengalami penyakit yang berat kalau daya tahan anaknya itu tidak baik, kemudian terlambat untuk memberikan pengobatan.
Kemudian bisa saja sih anak sampai berat pada flu yang biasa pun, yang bukan super.
Flu yang seasonal. Kita bilangnya seasonal itu musiman. Itu bisa terjadi yang berat juga kalau ada risiko pada anak itu.
Jadi dia punya high risk, risiko tinggi itu yang lebih mudah terkena infeksi. Lebih mudah infeksinya menjadi berat. Lebih mudah ada komplikasi.
“Pada keadaan apa?” Misalnya daya tahan tubuh rendah itu dikarenakan dia punya penyakit kronis.
Anak-anak juga bisa punya diabetes. Anak-anak penyakit jantung. Kemudian anak-anak yang asma.
Itu semua bisa mengalami penyakit yang berat sampai masuk ICU misalnya, hanya karena itu dia umurnya masih muda juga daya tahan tubuhnya berkurang dan risikonya untuk tertular lebih tinggi karena imunitasnya yang kurang baik.
(*)
Program: Healthy Talk
Host: Petrisia Putri Wahono
Editor Video: Salman al farisi(Magang)
Uploader: bagus gema praditiya sukirman